cara menulis artikel seo friendly

Cara Menulis Artikel SEO Friendly Berkualitas untuk Blogger

Artikel SEO friendly adalah artikel yang ditulis menggunakan kaidah-kaidah SEO, Search Engine Optimization atau Pengoptimalan Mesin Telusur. 

Dengan menulis artikel SEO friendly, bisa membantu mesin penelusuran Google untuk mengenali artikel kita dengan cepat. Kemudian merekomendasikannya pada pembaca. 

Lalu, bagaimana cara menulis artikel SEO friendly yang berkualitas? Saya akan membagikan langkah-langkahnya untukmu!

Kenapa Harus Menulis Artikel SEO Friendly?

Kenapa harus artikel SEO friendly? Begini yang saya pahami setelah belajar tentang cara membuat artikel SEO friendly bareng Mbak Monica Anggen di Kelas BRT Growth Organic. 

Menulis artikel SEO friendly itu, berarti kita membuat artikel untuk dibaca oleh Google. Jika Google menganggap artikel kita layak dan relevan, maka Google akan merekomendasikannya ke pembaca.  

Caranya? Google akan menempatkan tulisan kita pada peringkat atas di Google penelusuran saat ada yang mengetikkan kata kunci yang kita bidik. Sehingga potensi klik atau kunjungan ke artikel yang kita buat lebih besar.

Secara jangka panjang, ini akan meningkatkan traffic blog. Dan saat ini, jumlah traffic blog itu jadi bahan pertimbangan klien yang ingin bekerjasama dengan blog kita.

Cuma perlu kita ingat, kalau kita mau artikel SEO friendly yang kita buat berkualitas, kita juga perlu membuat tulisan yang bermanfaat untuk pembaca. 

Kalau kata Google, meski SEO itu mengutamakan mesin telusur, kita tetap harus membuat konten yang bermanfaat untuk pembaca. Sebab, SEO sendiri akan bekerja dengan baik pada konten yang mengutamakan pembaca, bukan yang mengutamakan mesin telusur. 

Jadi mulai sekarang, jangan sampai kita menggunakan SEO untuk mengakali atau memanipulasi Google. Misal dengan meletakkan kata kunci yang ditargetkan secara serampangan di awal kalimat –idak memperhatikan kaidah, keindahan, dan kesinambungan antar katanya–. 

Sssttt…, ini pelakunya saya sendiri, kok. Cek di sini contohnya, tahapan menulis. Malu sih sebenarnya, tapi nggak papalah ya, buat bahan belajar dan evaluasi. Hehehe….

5 Ciri Artikel SEO Friendly Berkualitas

Oh ya, ciri artikel SEO friendly berkualitas yang akan saya berikan ini saya dapatkan dari Kelas Blogger BRTNetwork. Jangan lupa say thanks juga ke BRT. Soalnya, hampir semua bahan dalam tulisan ini dari mereka.

Oke, mari lanjut! Lalu, seperti apakah ciri artikel SEO friendly yang berkualitas itu? Berikut 5 di antaranya. 

  • Berguna
  • Mencerahkan dan menginspirasi
  • Memberikan solusi
  • Menambah pengetahuan
  • Memenuhi Faktor E-E-A-T dan pedoman kualitas penilai dari Google

Jadi titik tekannya jelas, ya. Kita wajib banget membuat artikel yang berguna, mencerahkan, menginspirasi, dan dapat menambah pengetahuan. Supaya Google tahu nih, kalau artikel kita itu relevan dengan kebutuhan pembaca. 

Biasanya setelah mengidentifikasi apa saja artikel yang relevan, Google akan memprioritaskan artikel yang paling bermanfaat.

Nah, untuk mengetahuinya, Google akan memperhatikan faktor E-E-A-T: experience, pengalaman; experience, keahlian; authoritativeness, otoritas; dan trustworthiness, kredibilitas. 

Selain itu, penting juga untuk menulis artikel yang sesuai dengan pedomana penilai kualitas (quality rater guidelines) dari Google. Wah, ini banyak banget ternyata. 

Jangan malas belajar, yuk baca di sini: Quality Rater Guidelines

Cara Menulis Artikel SEO Friendly

Baik, ini mungkin yang paling kamu tunggu, yakni cara membuat artikel yang SEO friendly. 

1. Mencari Target Kata Kunci

Cara menulis artikel SEO friendly yang pertama adalah mencari target kata kunci. Ada 4 langkah yang perlu kamu lakukan dalam hal ini:

– Menentukan Kata Kunci Utama

Tentukan kata kunci utama yang akan kamu target. Kemudian, identifikasi kata kunci tersebut berdasarkan volume pencarian, persaingan, user inten, dan target pembaca. 

Untuk volume pencarian dan persaingan saya pribadi biasa menggunakan Ubersuggest. Beberapa teman blogger yang lain ada yang menggunakan Ahrefs.

Kalau user inten itu maksudnya, pembaca itu mencari artikel untuk apa? Ada 4 jenis user inten, yakni informasi, transaksi, investigasi, dan navigasi. 

– Menjelajah Variasi Kata Kunci

artikel seo friendly
3 tempat untuk mencari variasi kata kunci: People Also Aks, Related Searches, Google Penelusuran

Kata kunci utama saja tidak cukup, kita juga perlu menggunakan kata kunci turunan alias variasi kata kunci lain yang masih relevan. 

Bagaimana caranya? Kita bisa menggunakan SERP atau mesin penelusuran Google.

Ketikkan kata kunci utama di penelusuran Google, lalu ambil semua kata kunci rekomendasi yang muncul. 

Selain itu, kamu juga bisa melihat rekomendasi kata kunci di fitur People Also Ask dan Related Search. 

Catatlah semua kata kunci yang kita dapatkan untuk nanti kita sebar di artikel. 

– Menggabungkan Long-tail Keyword dan Short-tail Keyword

cara membuat artikel seo friendly
Contoh yang saya lakukan saat memadukan long-tail keyword dan short-tail keyword pada judul dan deskripsi meta.

Jangan ragu untuk menggabungkan kata kunci panjang dengan kata kunci pendek. Baik itu di judul tulisan, meta description, maupun dalam tulisan. 

Tujuannya apa? Supaya artikel kita bisa menjangkau lebih banyak kata kunci. Kalau misal kata kunci yang pendek tidak mampu mendorong tulisan kita untuk nangkring di Google, siapa tahu yang kata kunci panjang bisa. 

– Menggunakan Kata Kunci Secukupnya

Semakin banyak variasi kata kunci yang kita gunakan, tentu semakin baik. Tapi tetap saja, kita tidak boleh menggunakannya secara berlebihan. Biar tidak dianggap spam oleh Google.

Selain itu, kita juga harus menempatkan kata kunci dengan baik dan cantik. Supaya artikel kita tetap enak saat dibaca oleh manusia. 

Kalau saran dari Mbak Mon, tiap kata kunci yang kita pakai, bisa kita ulang penulisannya dalam artikel minimal 1 kali. 2 kali atau 3 kali juga boleh.

Lebih dari 3 biasanya agak susah untuk penempatannya –berdasarkan praktik pribadi–.

2. Memperhatikan Distribusi Keyword

Setelah urusan kata kunci selesai, dan kita juga sudah riset bahan. Barulah kita bisa mulai menulis artikel.

Selama proses penulisan artikel, kita perlu menyebar semua kata kunci yang sudah kita kumpulkan di beberapa tempat berikut:

  • Judul artikel
  • Paragraf pertama 
  • Body artikel
  • Headings dan subheadings (H1, H2, H3, dst)
  • URL atau slug
  • Alt text image
  • Meta description
  • Akhir artikel

Kok kesannya ribet, ya? Percayalah, kita menganggap ribet karena belum terbiasa, saja. Jika sudah terbiasa, wah akan mudah, kok. 

3. Mengatur Struktur Artikel

Struktur penulisan untuk artikel blog atau website itu berbeda dengan artikel news atau berita. Struktur artikel blog tentulah haris SEO friendly. 

Dalam menulis artikel SEO friendly, kota hari merancang sebuah artikel yang mudah dibaca dengan cepat, baik oleh manusia maupun mesin telusur. Bentuknya seperti apa? 

  • Pertama harus berupa artikel listicle.
  • Struktur judulnya harus tepat dan berurutan mulai dari H1, H2, H3, dst. Ini perlu kita cek dengan Meta SEO Inspector. Kadang, meski di artikel sudah kita buat berurutan, pas kita cek dengan Meta SEO Inspector malah kebalik-balik susunannya. 
  • Paragraf artikel itu harus pendek, antara 2-3 kalimat saja. Jika terlalu panjang, pada tampilan mobile akan terlihat jelek. Sementara, saat ini hampir semua orang mengakses internet dengan HP
  • Untuk panjang kata sebenarnya tidak ada aturan dari Google. Tapi saya pribadi, karena terbiasa dengan Job BRT, saya selalu menulis di atas 750 kata. Selain itu, saya juga ingin berlatih menulis panjang juga. 

4. Membuat Headline (Judul)

Beberapa poin penting yang perlu kita ingat dalam membuat judul antara lain; mengandung kata kunci utama, tidak lebih dari 65 karakter, dan menarik. 

Sementara, untuk panjang judul pada meta description sebaiknya antara 50-60. Kenapa? Supaya saat tampil di mesin telusur tidak terpotong. 

Dan aturan-aturan dalam pembuatan judul ini harus kita terapkan juga saat membuat sub judul (sub heading).

5. URL Optimization

Optimasi SEO selanjutnya berkaitan dengan URL atau link yang menjadi alamat dari artikel yang kita tulis. 

Dalam membuat URL ada beberapa hal yang juga perlu kita perhatikan. Apa saja?

  • Panjangnya antara 50-60 karakter saja, dihitung mulai dari www atau https. 
  • Mengandung kata kunci utama
  • Saran dari Mbak Mon, judul sebaiknya tidak mengandung angka. Supaya kalau kita mau merevisi judul, kita tidak perlu merevisi URL. 

Contoh kasus untuk poin terakhir seperti ini, misal awalnya kita membuat judul 5 Tips Menulis. Lalu kita ingin merevisinya menjadi 7 Tips Menulis. 

Kalau kita tidak memasukkan angka ke URL, maka kita bisa dengan mudah merevisi. Tapi, kalau kita memasukkan angka, maka urusan akan menjadi ribet. Soalnya merubah URL itu bisa berpengaruh ke performa blog. 

6. Meta Description

Meta description sebaiknya berisi tentang penjelasan singkat terkait artikel yang kita tulis. Karena itu, meta deskripsi harus ringkas, unik, dan menarik.

Selain itu, kita juga perlu memasukkan kata kunci utama, bisa juga ditambah dengan kata kunci turunan. Kenapa? Soalnya Google juga membaca meta description artikel kita. Kalau pas dengan yang dicari pembaca, tentu bisa meningkatkan peluang kunjungan ke blog kita. 

Jumlah karakter dalam meta description tidak boleh lebih dari 155 karakter. Supaya tidak terpotong di mesin telusur. Bisa juga menggunakan ukuran piksel, yakni 400-750 piksel. 

Kalau saya karena menggunakan WordPress, jadi agak mudah sih soal urusan meta description ini. Karena bisa menggunakan plugin Yoast SEO. 

Plugin Yoast SEO menyediakan kolom khusus untuk meta description yang disertai dengan batasan jumlah katanya. Jadi, saya bisa terhindar dari membuat meta description yang lebih dari 155 karakter. 

7. Mengatur Image

optimasi SEO

Cara membuat artikel SEO friendly yang terakhir adalah mengatur image. 

Dulu saya abai sih sama aturan image ini. Main asal pasang saja di blog. Sampai akhirnya saya dapat peringatan di GSC, katanya blog saya ukuran fotonya terlalu besar. Alhasil, blog saya sangat lemot saat diakses.

Terpaksa deh saya memperbaiki semua ukuran foto blog dari awal. Rempong banget deh pokoknya. 

Kamu, jangan sampai begitu ya. Ikuti aturan cara membuat gambar untuk blog berikut ini:

  • Gambar sebaiknya menggunakan format webp dan ukuran tidak lebih dari 100 Kb. Kenapa harus format webp, soalnya ukurannya bisa sangat kecil, tapi resolusi tetap bagus. Saya ada loh yang sampai ukuran 16 Kb.
  • Gambar sebisa mungkin memakai gambar sendiri, kalaupun menggunakan gambar gratis, usahakan tetap kita edit sesuai dengan style blog.
  • Beri logo blog pada gambar.
  • Ada ALT Text pada gambar yang sesuai dengan kata kunci. 
  • Dimensi gambar yakni 1.280 x 720 pixel atau bisa disesuaikan dengan ukuran blog masing-masing.
  • Jika bisa, buat juga infografis yang menggambarkan isi blog. 
  • Terakhir, jangan lupa, file name untuk gambar blog menggunakan kata kunci atau nama yang sesuai dengan foto. Terus format penamaannya juga menggunakan tanda strip (-). Contoh: artikel-seo-friendly.

Manfaat Menulis Artikel SEO Friendly 

Artikel ini bisa jadi contoh artikel SEO friendly. Soalnya, dalam membuat artikel ini saya juga menggunakan panduan yang saya dapatkan dari Mbak Monic. 

Dengan kata lain, cara membuat artikel SEO yang Friendly juga saya terapkan pada artikel ini. 

Gimana, apa kamu sudah melihat cirinya? Kalau kamu ngeh, dari awal saya sudah menyebar beberapa kata kunci, loh. Hehehe. 

Dulu banget, saya sempat berpikir, kalau menulis artikel SEO friendly ini akan bikin tulisan kaku banget. Tapi ternyata tidak, kalau kita menulisnya artikel SEO friendly yang berkualitas. Yakni yang mengutamakan pembaca, tapi tetap memperhatikan mesin telusur. 

Dan setelah terbiasa –ya, sekarang saya mulai  terbiasa–, dengan memperhatikan tata cara penulisan artikel SEO friendly dari BRT ini, saya merasa jadi bisa menulis artikel dengan lebih mudah, loh. 

Pembukaan jadi lebih to the poitn, tidak bertele-tele, tau yang mau ditulis apa, berani memangkas kalimat-kalimat yang tidak penting, dan tentunya berisi. 

Ke depan, tentu saya berharap, banyak artikel saya yang akan nangkring di peringkat 1 google. 

Penutup

Cara menulis artikel SEO friendly yang berkualitas tidaklah sulit, tidak juga ribet. Selama kita mau berlatih membangun kebiasaan.

Kita hanya perlu memastikan, jika artikel yang kita buat itu bermanfaat, memiliki faktor E-E-A-T dan memenuhi pedoman penilai kualitas dari Google. 

Lalu, kita lengkapi hal tersebut dengan optimasi SEO seperti menggunakan kata kunci potensial, menyebarnya kata kunci di artikel, membuat struktur artikel yang tepat, mengatur gambar, serta meletakkan kata kunci di judul, URL, dan meta description.

Intinya, buatlah artikel yang berguna untuk pembaca dan mampu bersaing di SERP atau mesin telusur Google. 

Sebagai penutup, saya juga pernah ikut kelas BRT sebelumnya. Tapi khusus membahas tentang GA4. Silahkan berkunjung jika ingin tahu cara memasang GA4, ya!

Dan saya berharap, artikel ini juga bisa berguna untuk kalian semua!

Artikel ini cocok untuk teman atau saudaramu? Yuk, bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *