Membangun blog personal

6 Langkah Mudah Membangun Personal Blog Bagi Pemula

Membangun Personal BlogNgeblog itu menyenangkan. Setidaknya itu yang saya rasakan. Meski awalnya sempat kebingungan. Tapi saya jadi ketagihan dan tidak bisa berhenti.

Teman saya, pemilik blog www.celotehnurul.com juga menyampaikan hal yang sama. Katanya, ia iseng aja bikin blog. Ia tidak tahu menahu kalau ternyata printilan blog itu banyak banget.

Tapi itu tak membuatnya berhenti. Ia justru merasa senang dan sekarang memutuskan untuk fokus ngeblog.

Persiapan Membangun Personal Blog

Saya sedang membangun blog baru. Yap blog www.luluksobari.com yang sedang teman-teman baca saat ini. Saya jadi terpikir untuk menulis tentang apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum membuat blog.

Setidaknya, di blog ke-2 saya ini saya punya persiapan yang lebih baik. Karena sedikit banyak saya sudah paham tentang dunia perblogan. Jadi bisalah membuat tips ngeblog untuk pemula.

Kira-kira apa saja persiapan membangun personal blog?

#1 Tetapkan Tujuan Membangun Personal Blog

Menurut saya, membuat tujuan blog itu penting. Agar ke depan kamu tidak kebingungan saat harus mengembangkan blogmu nantinya.

Tujuan orang ngeblog itu macam-macam. Dan tidak ada tujuan ngeblog yang salah. Selama tujuan tersebut baik dan tidak merugikan orang lain.

Sekedar ingin mencoba, mau curhat, dan latihan menulis itu sudah termasuk tujuan. Bertujuan untuk menghasilkan uang ya tidak masalah. Sebab pada kenyataannya, menulis blog bisa jadi sumber pendapatan.

Saya pribadi kembali membuat blog karena ingin menulis hal-hal di luar tema pertanian. Sebab, blog pertama saya (www.kopijagung.com)sudah saya khususkan untuk membahas tentang cara berkebun di rumah dan dunia tanaman.

cara menentukan tema blog

#2 Menentukan Tema Konten Blog

Jika kamu baru mau mulai membuat blog. Terus tujuanmu hanya untuk menuliskan apa saja yang kamu pikirkan. Saran saya buat saja personal lifestyle blog.

Sebagian besar banyak yang memahami lifestyle blog sebagai blog yang membahas banyak hal. Jadi tidak fokus pada satu topik bahasan saja.

Kelebihannya, kamu nanti jadi bisa mengikuti berbagai lomba dan campaign. Di mana lomba dan campaign ini bisa berbeda-beda topiknya. Tergantung penyelenggara.

Cuma, di luarasan sana tuh lifestyle blog sudah banyak banget. Makanya penting untuk menampilkan ciri khasmu.

Saya pernah membaca tulisan Febriyan Lukito di medium.com. Menurutnya, meski kita membuat lifestyle blog, kita harus tetap punya 1-2 tema utama. Supaya blog kita bisa menonjol di antara ribuan lifestyle blog lainnya.

Persaingan semakin ketat. Jadi ya kita harus berani untuk jadi berbeda agar mudah dikenali.

Contoh nih, saya membuat blog ini kan tujuannya untuk berbagi tips menulis, pengalaman hidup, dan ikut lomba. Makanya arahnya nanti juga ke lifestyle blog.

Tapi saya tetap memilih 2 tema utama. Yakni tips menulis bagi pemula serta tulisan-tulisan memoar tentang pegalaman hidup saya.

Jadi ya nantinya, artikel saya 70% akan membahas dua hal tersebut. Dan 30% akan membahas di luar dua topik tersebut.

Baca juga: 5 Tahapan Menulis, pentingkah?

#3 Memilih Nama Domain

Nah, setelah kamu menentukan tema utama blogmu. Waktunya memilih nama domain. Domain itu adalah alamat blogmu. Biasanya diakhiri .com, .id, .net, dan sebagainya.   

Soal memilih nama domain, saya cuma berbagi sedikit ilmu saja ya. Sebab yang saya punya juga sedikit sih. Ilmu ini saya dapatkan dari Kelas SEO Pemula bersama SEO Mom Community.

Nama domain itu sebaiknya menggambarkan isi konten kita. Misal kita mau fokus membahas dunia tanaman. Mungkin kita bisa membuat domain www.duniatanaman.com dan sebagainya.

Buat kita-kita yang memang ingin membuat lifestyle blog, sebaiknya nama domain pakai nama pribadi saja. Ini sekalian untuk personal branding.

cara memilih nama domain

#4 Memilih Jasa Hosting

Untuk membuat blog, kamu harus menyewa hosting. Tempat untuk menyimpan semua data blog kita. Jadi ibaratnya hosting ini semacam kontrakan.

Kamu bisa berpindah-pindah hosting. Namun itu sangat ribet. Karena itu penting untuk memilih jasa hosting yang tepat.

Saran saya pakai Niagahoster saja. Saya sendiri juga menyewa hosting di sana. Full support, nyaman, dan aman.

Kamu juga bisa membuat hosting di Sahabat Hosting. Salah satu timnya teman saya. Di sana murah-murah. Cocok bagi pemula.

Kuncinya, memilih hosting itu sesuaikan sama bugdet yang kamu punya saja.

#5 Menentukan Platform Blog

Meski tak paham coding, semua orang bisa membuat blog. Sebab saat ini sudah banyak platform blog yang bisa dipakai secara wordpress gratis.

Platform blog paling populer ada blogspot dan. hostingnya Keduanya punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Tak usah bingun, cukup tentukan saja segera. Soal nanti bagaimana pengoperasiannya. Kamu bisa mencari di google. Saya dulu juga begitu.

Setelah membeli domain dan hosting. Chat aja ke CS Niaga Hoster. Mereka biasanya akan memberikan link-link artikel yang bisa kita baca.

Pokoknya janga takut mencoba.

blog plan

#6 Membuat Blog Plan

Jika blogmu sudah siap. Buatlah blog plan. Sederhana saja. Apa saja yang harus kamu masukkan dalam blog planmu?

  • Jadwal Posting Tulisan

Kamu harus posting tulisan secara rutin ya. Misal seminggu sekali atau dua kali. Sesuaikan saja dengan kemampuanmu.

  • Menentukan Target Blog

Di awal ngeblog kamu harus fokus upload tulisan secara konsisten terlebih dulu. Soal kualitas tulisan tak usah terlalu dipermasalahkan. Lambat laun keterampilan menulismu akan meningkat dengan sendirinya.  

Perlahan baru deh kamu mulai membuat target blog. Misal ikut lomba, menghasilkan uang dari ngeblog, mendatangankan 1.000 pengunjung dalam sebulan, mengumpulkan tulisan dalam blog  menjadi buku dan sebagainya.   

  • Pengembangan Diri

Gak hanya blogmu yang harus kamu kembangkan. Kamu sendiri sebagai bloger pengetahuan dan keterampilan ngeblognya juga harus berkembang.

Menulis blog itu ada seninya. Mau tidak mau kamu harus mempelajarinya. Setidaknya hal yang harus kamu pahami adalah menulis dengan kaidah SEO. Supaya tulisanmu bisa muncul di mesin pencarian google.  

Cara mengembangkan diri sebagai bloger yakni dengan mengikuti kelas bloging dan bergabung dengan komunitas bloger.

Kelas bloging itu banyak yang gratis kok. Saya sendiri pernah ikut kelas BRT dan saya juga pernah belajar di SEO Mom Community. Untuk komunitas blog ada Blogger Hub, Ibu-Ibu Doyan Nulis, dan Bloger Perempuan.  

Membuat blog itu bisa membuka banya peluang. Percaya deh. Kamu bisa jadi dapat teman baru. Keterampilan menulis meningkat. Serta bisa menghasilkan uang. Karena itu jangan tunda niat untuk membuat blognya ya.

Spread the love

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.